Chandra Nandini " Nandini..ayahmu..kau benar2 berpikir bahwa dia selalu benar kan .. dan lihatlah hari ini dia menculik putri Chanakya, Tayang Selasa 20 Januari 2018

Simantap News

loading...
Simantap News   
Nandini mengambilkan mahkota Chandra dan Chandra berkata akan memasangnya sendiri. Chandra memasangnya terbalik dan Nandini mentertawakannya lalu hendak memperbaikinya tapi Chandra menolak, Nandini lalu berkata bahwa rambutnya acak2an dan jika dia pergi ke aula seperti itu maka dia akan jadi bahan lelucon dan Nandini kembali duduk ditempatnya semula. Chandra pun memperbaiki mahkota dan rambutnya seraya berkata bahwa dirinya memperbaiki ini karena dirinya sendiri dan bukan karena Nandini.
Chandra di singgasana dan Chanaya berkata bahwa untuk pendidikan anak2 mereka seharusnya mengambil bantuan dari Takhsasila. Chandra un setuju dnegan usulan Chanakya lalu beberapa warga datang dan salah satu wanita tersebut adalah istri Chanakya (Yashumati), Chandra dan Chanakya  menghampiri Yashumati yang menangis dan Chanakya menanyakan keberadaan Bharti putri mereka, Yashumati hanya memberikan surat dari Padmananda, Chanakya membacanya dan murka. Yashumati lalu bercerita (adegan kilas baik saat Padmananda datang merebut Bharti dari Yashumati, Yashumati memohon pada Padmananda tapi Padmananda mengatakan bahwa Chanakya berusaha menyembunyikannya tapi tidak ada yang bisa bersembunyi dari Padmananda lalu melempar suratnya pada Yashumati dan menyuruhnya memberikannya pada Chanakya). Chandra membaca surat itu yang mana tertulis jika dia tidak mengembalikan Nandini maka Bharti akan di lenyapkan. Chandra pun menjadi emosi.
Chandra mengejar Chanakya yang berjalan di koridor  sambil berbicara padanya. Chanakya menolak menyetujui surat ancaman Padmananda. Chandra menanyakan alasannya karena Bharti adalah putrinya dan Chanakya berkata karena Nandini adalah ratu utama Magadha, Chanakya beranjak pergi tapi Chandra mengatakan bahwa dirinya adalah Raja Magadha dan Chandra bertanya bagaimana jika dirinya setuju dengan surat Padmananda, Chandra memohon pada Chanakya tapi Chanakya tetap menolak karena ini urusan pribadi dan tidak memberikan keuntungan untuk Magadha lalu Chanakya bergegas pergi.
Roopa berjalan di koridor sambil bernyanyi menyanyikan lagu kesukaan Chandra dan berkata bahwa Chandra hari ini akan jatuh cinta pada Roopa 
loading...


Chandra masuk ke kamar, Nandini mengajaknya bercanda tapi Chandra mencengkeram lengan Nandini dan Nandini merasa kesakitan. Chandra lalu berkata, “Nandini..ayahmu..kau benar2 berpikir bahwa dia selalu benar kan .. dan lihatlah hari ini dia menculik putri Chanakya agar bisa membawamu kembali”. Nandini pun berkata akan melakukan apa yang diperlukan. Chandra berkata bahwa tiap kali melihatya selalu melihat Padmananda lalu Chandra menyeret Nandini keluar kamar dan berkata tidak ingin meihatnya lagi lalu menutup pintu kamarnya. Diam2 Roopa mengintai dari kejauhan dan geram pada Padmananda karena gara2 dia dirinya tidak bisa menemui Chandra.

loading...

Roopa mengamuk di kamar dan menendang semuanya. Sunanda menghentikannya tapi Sunanda didorongnya dan dicekiknya. Sementara itu di koridor Chaya tengah membawa sesuatu dan mendengar teriakan di kamar Sunanda. Roopa sendiri menjelaskan pada Sunanda bahwa Padmananda sudah menculik putri Chanakya dan sekarang dirinya tidak bisa menemui Chandra, Chaya mendengar kan dari depan pintu dan berpikir mengapa Nandini berbicara dengan cara seperti ini. Sunanda menenangkan Roopa dan bertanya mengapa dia sedih hanya karena tidak bisa menemui Chandra, Roopa menjelaskan lagi bahwa itu semua karena dirinya mencintai Chandra dan Chandra hanya akan menjadi miliknya bukan milik Helena ataupun Nandini. Roopa terus berbicara bahwa semua yang telah dilakukannya untuk membuat citra buruk Nandini termasuk pura2 mencintai Malayketu dan minum alkohol. Chaya pun terkejut mendengarnya dan berpikir bahwa selama ini Roopa lah pelakunya dan bukan Nandini. Chaya memutuskan untuk memberitau Chandra. Roopa kembali berkata akan menghabisi Nandini. Chaya pun menjatuhkan mangkoknya.
loading...


BERITA TERKAIT LAINNYA
loading...
Categories:
Similar Videos