Showing posts with label BERITTA. Show all posts
Showing posts with label BERITTA. Show all posts

Setelah Gorontalo Berzikir, Istri Wakil Walikota Pesta Narkoba. Lihat Videonya Miris Banget! Hometrending topik Setelah Gorontalo Berzikir, Istri Wakil Walikota Pesta Narkoba. Lihat Videonya Miris Banget!

Simantap News

loading...
Simantap News    Masyarakat Gorontalo menyambut tahun baru 2018 dengan menggelar zikir bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Prapatan KM 2 Tanggida.

Kegiatan bertajuk Gorontalo Berdzikir itu dihadiri Sherly Djou, istri Wakil Walikota Gorontalo, Budi Doku.

Sherly pun mengunggah foto-foto Gorontalo Berdzikir di laman Facebooknya jelang pergantian tahun, 30 Desember 2017. 

Namun hanya dua hari setelah Gorontalo Berzikir, Shelry justru ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo akibat pesta narkoba.

Sherli ditangkap bersama temannya, LN alias Len di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Limba UI, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, (2/1/2018) malam.

“Keduanya ditangkap, sekitar pukul 22.00 Wita, oleh petugas BNNP Gorontalo, di salah satu rumah milik AR alias Adrian yang ada di Jalan Hos Cokroaminoto,” ucap Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol Oneng Subroto, Rabu (3/1/2018).

BNN mengamankan satu buah alat isap sabu atau bong, tiga sachet plastik berisi butiran kristal diduga narkotika sabu, satu buah korek api gas, dan enam buah handphone.

BNN juga melakukan tes urine terhadap Sherly dan Len untuk membuktikan pakah yang bersangkutan positif mengkonsumsi narkoba atau tidak.

“Dari tes urine, keduaya positif mengonsumsi narkoba,” ucap Oneng.

BNN masih memeriksa Sherly dan Len untuk mengorek informasi dari mana narkoba itu dipasok. “Mereka sering nangis saat diperiksa,” tambah Oneng.

Penangkapan Sherli bermula dari laporan masyarakat yang menginformasikan bahwa istri Wakil Walikota Gorontalo itu sedang pesta narkoba di salah satu rumah.


Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru

loading...

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, resmi mengeluarkan Surat Edaran soal larangan perayaan tahun baru 2018 di Kabupaten Bone Bolango. Salah satu alasannya karena bertentangan dengan syariat Islam.

Kepala Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Bone Bolango, Rizal A Djunaidi, membenarkan soal larangan perayaan pergantian tahun di lingkungan pemerintah kabupaten.

Surat edaran, Nomor : 800/BKPPD/619/XII/2017 ditandatangi langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma.

"Surat tersebut ditujukan kepada para Kakanwil Kementerian/Non Kementerian, para Kepala OPD, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta, dan para pimpinan BUMN/BUMD/Perbankan di wilayah Kabupaten Bone Bolango," ucap Rizal, Jumat, (29/12/2017).

Surat larangan perayaan tahun baru 2018 tersebut dikeluarkan tertanggal 27 Desember 2017 yang ditandatangani langsung, Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma atas nama Bupati Bone Bolango. Suraat itu berbunyi:

Dalam rangka menyambut tahun baru 2018, mengharapkan kepada para Kakanwil Kementerian/Non Kementerian, para Kepala OPD, para Kabag Setda, para pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta, dan para pimpinan BUMN/BUMD/Perbankan mengintruksikan/mengimbau seluruh pegawai/karyawan/mahasiswa untuk tidak merayakan kegiatan/aktivitas malam tahun baru yang bertentangan dengan syariat Islam.

Intinya, menurut Rizal tidak ada perayaan pergantian tahun di lingkungan pemda dengan pesta kembang api.

Begitupun dengan Pemerintah Kota Gorontalo. Walikota Gorontalo bahkan lebih memilih untuk menghadiri acara-acara yang bernuansa keagamaan yang lebih mengedepankan silaturahmi secara langsung dengan banyak warga.(Infoteratas.com/pojoksatu.id)

BERITA TERKAIT LAINNYA
loading...

Kids Jaman Now! Guling-guling di Bukit Dikira Korban Kecelakaan, Ternyata

Simantap News

loading...
Simantap News   
Sejumlah foto yang beredar di media sosial baru-baru ini kembali menjadi perbincangan netizen di linimasa.



Foto-foto itu awalnya diunggah akun Twitter @whoa_luthfi pada Jumat (22/12/2017).

Foto itu memperlihatkan dua orang tergeletak di sebuah semak bukit dengan helm di samping mereka. 




Tak disebutkan lokasi maupun waktu pengambilan foto tersebut.

Ia hanya menyertakan keterangan foto "kecelakaan yg relatif tragis. bagi yg ga kuat ga usah liat (love emoticon)," dalam postingan tersebut.


Sontak saja, foto tersebut menuai beragam komentar dari netizen.

@heyylitha: ksl bgt.

@ayya_agung: Tercyduk. Hahaha.

@juliusangga_: koyone kesurapn kui. njajal di gameli. ben tangi, (sepertinya kesurupan, coba dibunyikan gamelan, biar bangun-red).

@yoseppi: Ironi remaja masa kini, kebutuhannya berat semua.

@juliusangga_: wkwkw bola bali cah enom ya haha, (berulangkali anak muda ya-red).

@mangoencx: sing tanggung jawab sopo jal, (yang tanggung jawab siapa coba-red).

@jeengamanda: Kasian sampe guling guling gitu.

Hendak Mesum di Pemakaman, Pasangan ABG Ini Ketahuan Satpol PP, Begini Akhirnya

Sepasang muda-mudi diduga berbuat mesum di kompleks pemakaman kawasan Kuripan, Pekalongan Selatan, Jawa Tengah.

Diberitakan Tribunnews.com, mereka kemudian diciduk anggota Satpol PP dan mengamankannya, Jumat, (28/7/2017) dini hari.

Awalnya, puluhan anggota Satpol PP yang menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), curiga melihat sepeda motor terparkir di depan gerbang kompleks pemakaman tersebut. Sementara si empunya tidak ada.

Satpol PP lantas memeriksa kompleks pemakaman dan menemukan dua remaja pria dan wanita sedang berduaan.

Namun saat handphone keduanya diperiksa, ditemukan percakapan pesan singkat bernada mesum antara keduanya.

Pesan singkat ini dikirim saat keduanya janjian bertemu di sekitar rumah L. D pun tak bisa mengelak setelah dibacakan pesan singkatnya kepada L.

"Tadi baru pegang pegang sama peluk pak, itu saja," katanya.

Sekretaris Satpol PP Kota Pekalongan Bambang Sumitro mengatakan, kedua remaja ini akan diberi pembinaan dan dipanggil orang tuanya.

BERITA TERKAIT LAINNYA
loading...

Inilah 7 Fakta Pembunuhan Ibu Muda Deli Sihombing oleh Gigolo

Simantap News

loading...
Simantap News    Kasus kematian Dewi Cinta Sihombing (32) yang dibunuh secara sadis di rumahnya perumahan Centre Raya, Blok EE 08 No 12 A, Tanjunguncang, Kamis (21/12/2017), akhirnya terkuak.

Sebelum pelakunya terungkap, dari data yang dihimpun Tribun Batam, ada sejumlah fakta yang dikumpulkan dari kasus Deli yang ditemukan tewas dengan posisi tertelungkup serta kedua kaki dan tangannya terikat di rumahnya.

1. Dua Hari Hilang Kontak

Pihak keluarga korban mengaku, semenjak hari Selasa (19/12/2017), Deli tidak bisa menghubungi.

Komunikasi melalui HP tidak direspon oleh korban.

Kemudian, pihak keluarga berinisiatif mencari tahu ke rumah Deli pada Kamis lalu.. Mereka tiba di sana sekitar Pukul 09.30 WIB.

2 Pintu Rumah Deli Didobrak Paksa

Saat pihak keluarga datang ke rumah korban, keluarga Deli meminta warga untuk ke rumah dan mendobrak pintun rumah Deli.

Hal ini dilakukan karena adanya kecurigaan oleh pihak keluarga. Sebab, rumah tersebut terkunci.

3. Tangan dan Kaki Terikat

Usai mendobrak pintu rumah, keluarga Deli mencari ke semua sudut rumah.

Korban ditemukan dengan tangan dan kaki terikat.

Alat pengikat yang digunakan adalah horden.

Mirisnya lagi, bagian celana korban melorot.

Pihak keluarga pun menarik horden untuk menutupi bagain celana yang terbuka.



 


4. Anak Lelaki Deli Terbaring di Samping Jasad Ibunya

Anak lelaki Deli ditemukan pucat dan lemas oleh keluarga Deli.

Anak lelaki semata wayang Deli ditemukan terbaring di samping jenazah ibunya.

Tangisan anak ini nyaris tak terdengar ketika pihak keluarga menemukanya.

Diduga anak tersebut sudah lebih dari satu hari terkurung bersama jenazah ibunya.


5. Hasil Otopsi: Deli Tewas Disekap

Dari hasil otopsi diketahui, Deli tewas karena disekap.

Kemudian ada keretakan di bagian leher korban.

6. Mobil Korban Hilang

Mobil Toyota Rush milik korban tidak ditemukan sampai hari ini.

Siapa yang membawa mobil tersebut masih menjadi tanda tanya.

7. Suami Korban Langsung Pulang

Suami korban, Alfius dikabarkan baru mengetahui istrinya tewas dengan cara mengenaskan ketika kapal dimana ia bekerja sandar di Matak,  Anambas.

Setelah mengetahui hal itu, menurut Kapolresta Barelang Kombes Hengki S.Ik MH, Alvius segera pulang ke Batam hari ini.

BERITA TERKAIT LAINNYA
loading...

Terbongkar, inilah Motif Mutilasi SPG Karawang ternyta bukan minta Mobil

Simantap News

loading...
Simantap News    Sales Promotion Girl (SPG), Nindy alias Desi Wulansari (21), dimutilasi oleh suaminya berinisial Muhammad Kholil (23), Senin (4/12/2017).

Dikabarkan sebelumnya, Kholil menghabisi nyawa istrinya lantaran sakit hati.

Nindy diduga sering menuntut materi lebih, terakhir meminta dibelikan mobil.

Kholil bekerja sebagai office boy di perusahaan swasta.

Disebut-sebut, Nindy juga sering menghina orangtua Kholil saat keduanya terlibat adu mulut.

Namun disebut-sebut semua alasan tersebut hanya alibi Kholil di depan polisi.

Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan surat yang diduga ditulis oleh Nindy.

Surat berisi tentang curahan hati Nindy yang tak tahan dengan tingkah sang suami.

Nindy juga sempat menuliskan ucapan pamit kepada suaminya.



Surat yang beredar di media sosial itu, disebut-sebut ditemukan terselip dalam lemari di ruang depan kontrakan korban.

Surat itu ditulis Nindy menggunakan pulpen hitam di selembar kertas polio, surat itu ditulis cukup rapi.


 


Tetapi tak ada keterangan waktu kapan surat itu ditulis.

Sebelumnya, Kapolsek Karawang, AKBP Hendy Febrianto Kurniawan, menyampaikan motif pelaku pembunuhan.

Ia mengatakan bahwa MK tega membunuh istrinya lantaran ia sakit hati.

Sang istri banyak menuntut terhadap MK. Namun, MK tidak mampu menurutinya.

Alhasil, ia pun meminta pisah dengan MK.


"Korban bahkan sempat pamit dan mengutarakan ingin pisah. Berangkat dari situlah pelaku sakit hati," kata Hendi di sela olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan Nomor 41 Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur, dilansir Kompas.com, Rabu (13/12/2017).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa sebelum dimutilasi, jasad korban sempat disembunyikan.

Hal tersebut dilakukan pelaku setelah menghabisi korban pada Senin (4/12/2017) dengan cara dipukul lehernya dengan menggunakan sisi samping telapak tangan kanan pelaku sebanyak dua kali.

Korban kemudian terjatuh dengan kepala terbentur lantai.BERITA TERKAIT LAINNYA
loading...

Terbongkar, akhirnya pemeran Video Mesum UI Hanna Anisa mengakui melakukan

Simantap News

loading...
Simantap News   Masih ingat kasus video mesum yang sempat menghebohkan warga Kota Depok pada Oktober lalu? Kasus video mesum yang pemeran wanitanya disebut-sebut alumni Universitas Indonesia (UI) bernama Hanna Anisa itu akhirnya terkuak.

Setelah hampir dua bulan melakukan penyelidikan, polisi akhirnya memastikan bahwa pemeran wanita dalam video mesum itu adalah Hanna Anisa. Namun pemeran laki-lakinya bukanlah M Farhan, seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.

Kepada penyidik Hanna mengakui bahwa pasangan mesum dalam video itu adalah dirinya bersama mantan kekasih, Hafidz Amrullah. Video itu dibuat pada 2015 lalu dimana saat itu Hanna dan Hafidz masih menjalin hubungan alias pasangan kekasih.

"Benar, pemeran laki-laki dan perempuan sudah mengakui video tersebut. Hafidz Amrullah dan Hanna Anisa," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis, Rabu (13/12/2017).


 


Dengan terkuaknya pemeran dalam video mesum itu, polisi selanjutnya akan melakukan gelar perkara. "Secepatnya kami akan gelar perkara," tukasnya.

Diketahui, Hanna Anisa sempat membantah bahwa pemeran wanita dalam vidio itu adalah dirinya. Saat itu Hanna beralasan memiliki luka pada bagian tubuh intimnya. Selanjutnya, polisi melakukan uji lab untuk mengetahui kebenaran pengakuan Hanna tersebut. (Baca: Polisi Akan Cek Fisik HA Terkait Penyidikan Video Porno)

Putu mengakui pihaknya sempat kesulitan mengungkap kasus ini. Pasalnya, barang bukti berupa handphone sulit dicari. "HP serta memory card pemeran dalam video tersebut sudah berganti. Hal itu jadi kesulitan tersendiri bagi kami," katanya.

Setelah pemerannya terkuak, polisi kini fokus mengecar penyebar video mesum itu ke dunia maya hingga viral. "Proses pengungkapan kasus ini masih terus berjalan, kita tunggu saja," pungkasnya. (sindonews.com)

BERITA TERKAIT LAINNYA
loading...

Kaesang Ketahuan Kabur dan Tak Mau Salim saat Acara Ngunduh Mantu Kakaknya, Begini Reaksi Kahiyang

Kaesang Ketahuan Kabur dan Tak Mau Salim saat Acara Ngunduh Mantu Kakaknya, Begini Reaksi Kahiyang

JUDUL BERITA

Kaesang Pangarep mencoba nyelonong setelah sesi foto keluarga di resepsi ngunduh mantu sang kakak, Kahiyang Ayu - Bobby Nasution.

Perhelatan akbar ini dilangsungkan selama satu pekan.

Sedangkan acara resepsi diadakan kemarin, Minggu (26/11/2017).

Acara tersebut dilakukan di di Bukit Hijau Regency (BHR), Taman Setia Budi Indah, Medan.

Tamu yang diundang pun tidak sebanyak saat di Solo, 2000 undangan.

Meski demikian, acara ini tetap terasa meriah lantaran kirab yang dilakukan.

• Siapa Sangka, Bisnis Kue Artis Ternama Ini Jadi Suguhan di Acara Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution

Dari banyak momen yang terekam kamera, tertangkap satu kejadian unik antara Kahiyang dan Kasesang.

Momen tersebut bermula saat foto keluarga bersama.

Kaesang, Gibran, Selvi, Jan Etes dan puluhan anggota keluarga lainnya naik ke pelaminan untuk berfoto.

Para anggota keluarga laki-laki berposisi di bawah sedangkan para keluarga perempuan berdiri di samping kanan-kiri mempelai.

Setelah itu, para anggota keluarga menyalami mempelai.
YouTube​
YouTube​ ()

Namun lantaran antrian yang terlalu padat, bungsu dari presiden Jokowi tak bisa berdekatan dengan sang kakak.

Ia selalu terhalan dengan antrian yang ada di sebelah kiri.

• Foto-foto Ibunda Jan Ethes, Kecantikan Selvi Ananda Kembali Curi Perhatian di Acara Kahiyang-Bobby!

Hingga akhirnya Kaesang memutuskan untuk tidak bersalaman.
YouTube
YouTube ()

Kahiyang yang mengetahui hal tersebut langsung memanggil sang adik.




Kaesang yang tersadar akhirnya menoleh dan kembali mendekat.

Anak presiden yang tak malu berjualan ini akhirnya "salim" kepada sang kakak.

Momen unik yang diunggah oleh akun YouTube TV Second, (27/11/2017), ini tak elak dibanjiri komentar dari netizen.

Baru diposting selama dua hari, video ini telah ditonton lebih dari 545 ribu kali dengan komentar 594 komen.

Kaesang Ketahuan Kabur dan Tak Mau Salim saat Acara Ngunduh Mantu Kakaknya, Begini Reaksi Kahiyang


@Mbak Umi : "(emoji) mas kaesang mau kabur gak mau salim ketauan.....mbak ayang lucu."

@zeezee mubarok : "Si kakak lgsg brubah jd kak rose.si kaesang jd upin ipin... kak rose comel."

@Sania Daniaty : "Bahahahaha ank presiden bgtu. Lucu bgt mz kaesang (emoji)."

@siregar kicky : "whuahahaha.. ngakak to the max.. ``heh loo sini! SALIM.`"

BERITA TERKAIT LAINNYA

Catat! Inilah 8 Penyakit yang Pembiayaannya Tak Lagi Ditanggung 100% oleh BPJS Kesehatan

JUDUL BERITA

BPJS Kesehatan terus berupaya mencari jalan untuk mengatasi permasalahan defisit keuangan yang selalu membebani kinerja mereka.

Wacana terbaru dengan akan melibatkan peserta dalam mendanai perawatan penyakit berbiaya tinggi dan berbahaya. Delapan penyakit yang pendanaannya bisa ditanggung bersama antara BPJS Kesehatan dengan pasien; 
1. jantung 
2. kanker
 3. gagal ginjal 
4. stroke 
5. thalasemia 
6. sirosis hati 
7. leukimia dan hemofilia.

Fahmi Idris, Dirut BPJS Kesehatan mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit tersebut selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.

Maklum saja, biaya yang harus dirogoh dari kantong BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan penyakit tersebut besar.

Untuk jantung, sepanjang 2016 kemarin, total belanja BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiaya perawatan penyakit tersebut mencapai Rp7,485 triliun.

Untuk kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hepatitis, leukimia, hemofilia masing-masingnya mencapai; Rp2,35 triliun, Rp2,592 triliun, Rp1,288 triliun, Rp485,193 miliar, Rp232, 958 miliar, Rp183,295 miliar dam Rp119,64 miliar.

Jika ditotal, biaya perawatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk perawatan penyakit tersebut mencapai Rp14,692 triliun atau 21,84% dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan pada 2016 kemarin.




"Cost sharing ini harus kami sampaikan supaya masyarakat tidak kaget," katanya Kamis (23/11).

Fahmi mengatakan, masih belum tahu berapa porsi pendanaan perawatan yang akan dibebankan kepada peserta BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan sampai saat ini masih menghitung rincian beban yang akan dikenakan. Fahmi hanya memastikan, pembagian beban tersebut tidak akan diberikan kepada semua peserta.

Pembagian beban hanya akan dilakukan dengan peserta dari golongan masyarakat mampu. (Agus Triyono/grid.id)

BERITA TERKAIT LAINNYA