Simantap News
loading...
Simantap News
Nandini berlari ke kamar dan menabrak Chandra
tapi Nandini terus berlari lantas mengacak2 petinya, dia mengambil buku2nya dan
mencari2. Chandra bertanya apa yang dia cari dan Nandini mengatakan bahwa tabib
ingin trisulvati dan Nandini berkata alau dirinya mempunyai cara pembuatanya di
bukunya sambil terus mencari2. Nandini meminta Chandra membantunya mencari dan
Nandini berkata terdapat gambar tanaman tulsi di bukunya lalu mereka berdua
mulai mencari2 buku yang dimaksud.
Nandini menemukannya dan menunjukkannya pada
Chandra lalu Nandini mulai membuat ramuannya. Seorang pelayan masuk memberitau
Chandra kalau Moora memanggil nya, Chandra pun bergegas pergi.
Kisah Chandra Nandini ANTV Rabu 24 Januari 2018 " Chandra meminum Racun yang dibawa Nandini"
Roopa menyamar menjadi pelayan dan mengintai
Nandini yang masih membuat ramuan, Sunanda kemudian masuk dan mengalihkan
perhatian Nandini dengan mengajaknya bicara. Roopa diam2 masuk dan menuangkan
racunnya pada ramuan Nandini setelah itu Roopa beranjak pergi. Sunanda lalu
membantu Nandini membuat ramuannya. Roopa pun berpikirnbawa sesaat lagi Chaya
akan mati dan tidak ada seorangpun yang akan mengetahui kebenaran tentang
dirinya dan selanjutya Nandini lah yang akan mati.
Helena berjalan di koridor sambil berbicara
sendiri lalu mendengar suara tangisan dhurdhara dan memutuskan mencarinya di
kamar, Helena masuk dan melihat Dhurdhara menangis dalam kegelapan. Helena
menghampirinya tapi Dhurdhara ketakutan dan mundur sambil meminta agar Helena
pergi menjauhinya dan bayinya. Helena menyadarkannya, Dhurdhara menatapnya dan
berkata, “Helena..dia mendorong Chaya
dan melenyapkan bayinya”, lalu
memeluk Helena seraya berkata agar dia menyelamatkan bayinya. Helena menjadi
bingung dan bertanya siapa yang melakukannya. Dhurdhara menjawab bahwa dirinya
melihat Nandini yang mendorong Chaya di tangga. Helena pun menenangka
Dhurdhara.
loading...
Nandini berlari ke kamar dan memberikan
ramuannya pada tabib. Tabib mengatakan agar Nandini meminumkannya pada Chaya.
Roopa mengintai dari luar. Saat Nandini hendak meminumkan ramuan, Sunanda
memikrikan sesuatu. Helena dan Dhurdhara kemudan datang dan Helena menghentikan
Nandini. Helena lalu mengatakan bahwa Nandini ingin menghabisi Chaya untuk
menutupi perbuatannya. Semua terkejut mendengarnya. Helena kembali berbicara
bahwa yang didalam mangkok itu adalah racun. Sunanda bertanya2 bagaimana Helena
bisa tau. Chandra bertanya maksud ucapan Helena, Helena lalu menjelaskan bahwa
Nandinilah yang mendorong Chaya di tangga. Chandra geram dan mengingatkan
Helena bahwa ratu utama yang telah dia tuduh, Helena pun menyuruh Dhurdhara
bicara. Dhurdhara dengan ketakutan mengatakan bahwa Nandini yang mendorong Chaya
di tangga (adegan kilas balik saat Roopa mendorong Chaya dan Dhurdhara melihatnya),
semua orang terkejut mendengarnya dan Nandini berlari menghampiri Dhurdhara
hendak bertanya tapi Dhurdhara ketakutan dan bersembunyi di belakang Moora da
meminta Moora menyelamatkannya dari Nandini. Malayketu bertanya pada Nandini
mengapa dia melakukan semua ini. Chandra menghentikan semua dan masih membela
Nandini lalu bertanya pada Dhurdhara agar mengatakan sekali lagi Dhurdhara menceritakan
aa yang sudah di lihat. Helena mengatakan sesuatu dan Chandra membentaknya.
Dhurdhara lalu mengatakan bahwa yang dibawa Nandini pasti racun. Nandini menyangkal
yang dibawanya adalah racun, Chandra pun berbicara membela Nandini, “bagaimana bisa kalian semua meragukan Nandini
yang selalu menolong setiap orang dan juga telah merawat Dadima..aku
mempercayai Nandini dan untuk membuktikannya aku harus meminum ramuan ini”,
dan Chandra pun meminum ramuan Nandini. Roopa terkejut dan kemudian semua melihat
mulut Chandra berdarah saat Chadra berkata bahwa Nandini tidak akan pernah bisa
melakukan semua ini lalu Chandra pun terjatuh.
Semua mengelilingi Chandra, Helena pun memaki
Nandini bahwa keberadaanya di istana ini hanya untuk balas dendam. Nandini
mencoba menyangkal tapi tabib berkata bahwa Chandra terkena racun, Dhurdhara
emosi mengatakan bahwa kini Nandini juga melenyapkan Chandranya dan Dhurdhara
berusaha membangunkan Chandra. Moora menangis dan berata, “aku selalu berada dipihakmu tapi kenapa kau melakukan semua ini..hari
ini kau memembuktikan bahwa kau memang putri Padmananda dan sebagai Ibu Suri
aku memerintahkan agar kau di penjara”. Nandini membela diri mengatakan
bahwa dirinya tidak melakukan apapun dan meminta agar tidak dijauhkan dari
Chandra. Dadima meminta Moora mendengarkan Nandini untuk yang terakhir kalinya
tapi Moora menolak, Moora memanggil prajurit yang kemudian membawa Nandini ke
penjara. Chandra pun dibawa oleh tandu ke kamarnya sementara Nandini mencoba
berontak dari prajurit. Dia berlari mengejar Chandra. Nandini berbicara pada
Chandra sambil menangis bahwa dirinya tidak akan meninggalkannya dan meminta
Chandra mempercayainya. Moora membentaknya dan menyuruh prajurit membawa
Nandini. Nandini pun terus berteriak memanggil Chandra.
loading...
loading...
Nandini merasa gelisah didalam penjara memikirkan
Chandra dan berkata bahwa dirnya tidak melakukan hal ini dan nandini berkata
bahwa dirinya pun membuat obat dihadapan Chandra, Nandini mendengar suara
Helena di luar, Helena memaksa masuk lalu mendorong Nandini dan mencekiknya
sambil berteriak marah karena dia berani menyerang Chandra. Nandini mengatakan bahwa
dirinya tidak mungkin melenyapkan Chandra karena jika dirinya mau sudah banyak
kesempatan untuk melakukannya. Helena menyadari ucapan Nandini dan melepaskan
cekikannya lalu berpikir. Nandini berbicara pada Helena, “Chandra juga suamiku
dan seperti kau yang mencintainya begitu juga aku ..”. Nandini pun terdiam, Helena berpikir berharap bukan Roopa yang
melakukannya karena Nandini tidak melakukannya lalu Helena beranjak pergi.